NADIKABAR.COM — Startup teknologi Starcloud, yang didukung oleh Nvidia, merencanakan langkah ekstrem di industri kripto dengan memboyong aktivitas penambangan Bitcoin ke luar angkasa.

Lewat wahana antariksa Starcloud-2 yang dijadwalkan meluncur pada awal 2027, perusahaan berambisi memanfaatkan melimpahnya pasokan energi matahari di orbit bumi untuk menopang kebutuhan daya perangkat keras yang sangat masif.

Langkah Starcloud ini menjadi bagian dari visi besar mereka untuk membangun pusat data (data center) komersial berbasis energi surya di luar angkasa:

Kendati menawarkan daya listrik gratis dari matahari, penambangan kripto di antariksa membentur sejumlah tantangan teknis dan ekonomis yang kompleks:

Keberhasilan penambangan kripto di luar angkasa pada akhirnya akan sangat bergantung pada seberapa efisien biaya peluncuran, ketahanan sistem pendingin radiator, serta masa pakai operasional chip ASIC di orbit, demikian dikutip NadiKabar dari Techspot, Kamis (24/9/2026).