Ia menegaskan pemerintah daerah berupaya menjaga keberlanjutan perdagangan produk rotan, melalui pemantauan perkembangan ekspor dan perhatian terhadap peluang pemasaran di pasar internasional.

Pihaknya menjalin koordinasi dengan pemerintah pusat dan pelaku usaha untuk menjaga keberlangsungan industri rotan, terutama dalam memperluas pemasaran, mengenalkan produk dan menjamin pasokan bahan baku.

Ia menilai kelancaran pasokan rotan bermutu menjadi perhatian karena industri di Kabupaten Cirebon masih mengandalkan keterampilan perajin dalam menghasilkan produk secara manual, sehingga ketersediaan bahan baku turut menentukan kesinambungan produksi dan pemenuhan pesanan.

"Kami memfasilitasi promosi produk rotan melalui pameran berskala nasional maupun internasional agar kerajinan daerah semakin dikenal dan pelaku usaha berpeluang menjalin kerja sama dengan mitra bisnis baru," ucap dia.