Sementara Sekretaris Ditjen Bimas Buddha, Triroso, menyampaikan rangkaian peringatan tahun ini dilaksanakan dengan mempertimbangkan efisiensi sekaligus manfaat kegiatan bagi masyarakat.
βProgram-program kita itu harus seefisien mungkin, seefektif mungkin, namun berdampak kepada masyarakat,β ujarnya.
Ia menjelaskan gerakan bersih-bersih rumah ibadah juga sejalan dengan semangat ekoteologi, yakni kepedulian terhadap lingkungan yang diwujudkan melalui tindakan nyata. Dalam konteks ini, kepedulian tidak hanya berkaitan dengan kelestarian alam, tetapi juga kebersihan, sanitasi, dan kenyamanan tempat ibadah.
Triroso turut mengapresiasi para pengurus rumah ibadah dan umat yang berkontribusi dalam kegiatan sosial keagamaan. Menurutnya, pengabdian sosial merupakan investasi kebaikan yang dapat memperkuat hubungan antarsesama dan menumbuhkan kepedulian di tengah masyarakat.