NADIKABAR.COM — Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago menyerahkan jabatan menteri koordinator bidang politik dan keamanan (Menko Polkam) kepada Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman di kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Senin.
Jabatan tersebut secara resmi diserahkan setelah Djamari menyerahkan buku memorandum serah terima jabatan ke Dudung di ruang rapat kantor Menko Polkam.
Dalam momentum itu, Djamari menyampaikan terima kasih kepada jajaran pejabat Kemenko Polkam karena telah bekerja dengan keras selama masa kepemimpinannya.
"Kalau ada kekurangan apa pun yang saya pernah lakukan dalam bentuk tindakan, ucapan, dan sebagainya, maafkan saya. Semoga para pejabat sekalian bisa melaksanakan tugas lebih baik bersama dengan Pak Menko dibandingkan dengan saya," kata Djamari.
Di saat yang sama, Dudung juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan Djamari kepadanya.
Dia berharap dirinya dan jajaran bisa melanjutkan kinerja baik yang telah dijalankan Djamari di Kemenko Polkam.
"Pada kesempatan ini saya tentunya mengucapkan terima kasih kepada Pak Djamari yang sudah melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya di sini. Tentunya akan menjadi pegangan bagi kami, di dalam melaksanakan tugas ke depan," kata Dudung.
Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) menggantikan Djamari Chaniago, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10).
Berdasarkan tayangan YouTube Sekretariat Presiden, pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya lalu dilanjutkan dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 104 P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode Tahun 2024-2029.
Setelah itu, Dudung mengucapkan sumpah jabatan yang dipandu oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Bahwa saya akan setia dan memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan Negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," kata dia.
Setelahnya, acara pelantikan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh Dudung, dilanjutkan oleh Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo lalu menyampaikan ucapan selamat kepada Dudung dan jajaran pejabat negara lainnya yang baru dilantik.
Dudung sebelumnya menjabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
Posisi Kepala Staf Kepresidenan yang ditinggalkan Dudung kemudian diisi oleh Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.