Sementara itu, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyebut kesepakatan kerja sama tersebut merupakan momentum penting setelah pembahasan yang berlangsung selama sekitar lima tahun. Dia mengatakan persoalan sampah di Jakarta dan Bekasi saling berkaitan sehingga membutuhkan penanganan bersama, termasuk untuk mengatasi timbunan sampah yang telah menggunung selama puluhan tahun.
Tri menyebut timbunan sampah di wilayah Jakarta diperkirakan mencapai 80 juta ton, sedangkan di Bekasi sekitar 25 juta ton. Kondisi tersebut, menurut dia, membuat persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya oleh satu daerah.
"Tentu dengan tahapan yang sedang kita lakukan bersama-sama yang diinisiasi oleh Pak Gubernur DKI, kita bisa selesaikan. Ini bagian dari sejarah bahwa kita tidak pernah memikirkan bagaimana menyelesaikan sampah yang sudah demikian puluhan tahun," kata Tri.