Proyek tersebut mencakup pembangunan jalur bawah tanah dari kawasan Bank Indonesia, Thamrin-Kebon Sirih, hingga Kwitang-Senen, serta pembangunan depo di Jakarta Timur.

Lintas Timur-Barat ditargetkan mulai beroperasi pada 2031 dan diproyeksikan melayani sekitar 284.000 penumpang per hari.

Sementara itu, perpanjangan Lintas Utara-Selatan menuju Jakarta Kota saat ini telah mencapai sekitar 63 persen dan ditargetkan mulai beroperasi pada 2029.