Oleh sebab itu, Pramono mengatakan pihaknya akan terus mengembangkan transportasi di ibu kota.

Adapun berdasarkan survei Time Out pada 2026, Jakarta menempati peringkat ke-15 dari 20 kota dengan transportasi publik terbaik di dunia.

Survei tersebut melibatkan lebih dari 24.000 warga di berbagai kota. Hasilnya, sebanyak 79,2 persen responden memberikan penilaian positif terhadap transportasi publik Jakarta.

Capaian tersebut menempatkan Jakarta di posisi kedua di Asia Tenggara, setelah Singapura yang berada di peringkat kedua dunia.