NADIKABAR.COM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkap sejumlah jenis berita bohong (hoaks) yang banyak beredar di Ibu Kota. Modus penipuan, dari undangan palsu hingga informasi yang mengatasnamakan pejabat, menjadi salah satu temuan terbanyak.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta Marulina Dewi mengatakan hoaks yang beredar saat ini didominasi informasi penipuan. Selain undangan palsu, terdapat modus phishing dan informasi yang mencatut nama pejabat maupun orang lain.

"Kalau dari hasil yang sudah kita koordinasikan, hoaks terbanyak itu saat ini adalah penipuan, seperti undangan palsu, kemudian phishing, dan informasi-informasi lainnya mengatasnamakan pejabat atau orang lain," kata Marulina di Balai Kota Jakarta, Senin (2/11/2026).

Menurutnya, jenis hoaks lain yang juga banyak ditemukan berkaitan dengan informasi program pemerintah.