Untuk program penanaman pohon melalui TJSL, Erni juga mengingatkan agar perusahaan tidak berhenti pada kegiatan penanaman, tetapi memastikan tanaman dapat tumbuh dan memberikan manfaat.

"Kami tidak mau cuma nanam. Saya ingin memastikan tanaman yang ada tanam, tumbuh, dan punya manfaat," katanya.

Lebih lanjut, Fitri mengatakan DLH DKI terus mendorong agar program TJSL perusahaan di bidang lingkungan dilakukan secara berkelanjutan, termasuk melalui pemeliharaan tanaman setelah penanaman.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dapat memperkuat upaya pengurangan dampak kegiatan operasional terhadap lingkungan di Jakarta.

"Sekecil apapun, kami apresiasi. Mudah-mudahan langkah aksi yang sudah dilakukan bisa diadopsi oleh teman-teman perusahaan lainnya," katanya.