Subhaana man laa yanaamu wa laa yashuu.

Artinya: "Maha Suci Allah yang tidak pernah tidur dan tidak pernah lupa."

Masih dari sumber yang sama, cara mengerjakan sujud sahwi yaitu seperti sujud ketika salat sebelum salam. Tata caranya dijelaskan dalam hadits dari Abu Sa'id Al-Khudri, Rasulullah SAW bersabda:

"Jika salah seorang dari kalian bimbang dalam salat dan tidak tahu apakah sudah salat tiga atau empat rakaat, maka buanglah keraguan tersebut dan ambillah yang diyakini. Kemudian, pada akhir salat, lakukan dua sujud sahwi sebelum salam. Jika ternyata salatnya lima rakaat, sujud sahwi itu akan melengkapi salatnya. Namun, jika salatnya sudah empat rakaat, sujud sahwi tersebut membuat setan marah." (HR Muslim dan Ahmad)

Turut diterangkan dalam buku Al-Fiqh 'Ala Al-Madzahib Al-Arba'ah oleh Syaikh Abdurrahman Al-Juzairi terjemahan Shofa'u Qolbi Djabir, menurut mazhab Syafi'i, sujud sahwi dilakukan sebanyak dua kali seperti sujud salat biasa dengan diawali niat. Niat dilakukan dalam hati saja tidak boleh dilafalkan.

Waktu pelaksanaan sujud sahwi menurut mazhab Syafi'i dilakukan sebelum mengucapkan salam dan setelah membaca tasyahud dan sholawat.