NADIKABAR.COM — Guru besar di Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof. Dr. dr. Faisal Yunus, Ph.D., Sp.P(K) mengingatkan bahwa tuberkulosis (TB) dapat menyerang siapa saja, karenanya semua orang perlu mewaspadai penularan penyakit tersebut.

"Dulu kan kita mengatakan TB itu orang miskin, orang kurus, orang ekonomi lemah. Sekarang tidak, orang tinggal di Menteng, orang tinggal di Pondok Indah bisa kena TB. Ada di mana-mana," katanya kepada NadiKabar pada Sabtu.

"Penularan TB dapat terjadi di berbagai tempat ketika masyarakat berinteraksi, mulai dari pusat perbelanjaan, pasar, perkantoran, hingga transportasi umum," ia menambahkan.

Tuberkulosis disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini bisa menular saat bakteri penyebab TB yang tersebar di udara dihirup oleh orang lain.

Menurut informasi yang disiarkan di laman resmi Kementerian Kesehatan, bakteri penyebab TB bisa tersebar ke udara ketika penderita tuberkulosis batuk atau bersin dan memercikkan dahak atau cairan.

Sekali batuk pasien TB dapat mengeluarkan sampai 3.500 kuman M. tuberculosis. Jumlah bakteri yang dikeluarkan saat bersin bisa berkisar 4.500 sampai satu juta.