Ia menjelaskan bahwa pada tahap awal, kadar feritin yang menggambarkan status cadangan besi dapat menurun, tetapi kadar Hb masih normal. Dalam kondisi yang demikian, anak dapat terlihat sehat dan aktif.
"Pada tahap awal itu adalah hanya feritin. Kemudian kalau ini kita tidak ketahui, kemudian makanannya juga kurang mengandung besi, berlanjut lagi menjadi yang defisiensi," katanya.
Karena gejala awalnya susah dikenali, ia mengatakan, pemeriksaan untuk mendeteksi dini kekurangan zat besi perlu dilakukan, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan, guna mencegah defisiensi besi pada bayi.
Ia berharap upaya tersebut dapat dilakukan secara bersama-sama oleh pemerintah, tenaga kesehatan, dan pemangku kepentingan terkait lain agar anak-anak dapat terhindar dari defisiensi besi sejak masa awal kehidupan.