NADIKABAR.COM — Berbagai produk yang diklaim dapat membantu mengurangi nyeri atau menjaga kesehatan sendi semakin mudah ditemukan. Namun, dokter mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada produk yang menjanjikan hasil cepat tanpa didukung bukti medis yang kuat.
Mengutip laman EatingWell pada Selasa (6/10), sejumlah dokter merekomendasikan beberapa pilihan yang lebih masuk akal untuk membantu menjaga kesehatan sendi, mulai dari kompres panas dan dingin hingga latihan menggunakan resistance band.
Ahli reumatologi Adam Kreitenberg, M.D., mengatakan gelang tembaga atau magnet yang banyak dipasarkan untuk membantu mengatasi nyeri sendi belum memiliki bukti kuat bahwa produk tersebut dapat memperbaiki fungsi sendi atau memengaruhi proses arthritis.
“Banyak pasien menghabiskan uang untuk produk yang menjanjikan solusi cepat untuk nyeri sendi tanpa bukti klinis yang kuat,” kata Kreitenberg.
Sebagai gantinya, kompres panas atau dingin dapat digunakan untuk membantu meredakan keluhan tertentu. Dokter keluarga Scott Nass, M.D., mengatakan kompres yang dapat digunakan kembali dapat menjadi pilihan yang lebih bermanfaat.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah aktivitas fisik. Kreitenberg menyarankan latihan menggunakan resistance band untuk memperkuat otot di sekitar sendi.
Menurut dia, otot yang lebih kuat dapat membantu menjaga kestabilan sendi, mengurangi risiko cedera, dan mendukung fungsi tubuh secara keseluruhan.
“Olahraga merupakan salah satu intervensi yang paling konsisten didukung bukti untuk membantu mengelola osteoartritis dan menjaga kesehatan sistem muskuloskeletal,” ujarnya.
Dokter juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya pada produk yang mengklaim dapat “membangun kembali tulang rawan”. Kreitenberg menyarankan masyarakat lebih dulu memilih metode yang memiliki dasar medis, termasuk latihan fisik dan fisioterapi.
Selain aktivitas fisik, kondisi lingkungan juga menjadi perhatian. Ahli reumatologi Aly Cohen, M.D., mengatakan paparan terhadap sejumlah polutan lingkungan dapat berkaitan dengan peradangan dan kondisi seperti rheumatoid arthritis.
Karena itu, ia menyarankan masyarakat memperhatikan kualitas air minum dan mempertimbangkan penggunaan penyaring air jika diperlukan.
Cohen juga menyarankan masyarakat membatasi penggunaan produk pembersih dengan banyak pewangi dan bahan tambahan yang tidak diperlukan. Beberapa penelitian menunjukkan paparan terhadap zat tertentu, seperti ftalat, berkaitan dengan perubahan penanda peradangan dan risiko rheumatoid arthritis.
Namun, pilihan produk rumah tangga bukan satu-satunya faktor yang menentukan kesehatan sendi. Menjaga berat badan, tetap aktif bergerak, dan mendapatkan penanganan medis ketika muncul nyeri atau kekakuan yang menetap tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan sendi.
Kreitenberg mengingatkan masyarakat agar tidak mengandalkan produk yang menawarkan solusi instan tanpa memeriksa penyebab keluhan terlebih dahulu. Nyeri, bengkak, atau kekakuan pada sendi yang menetap sebaiknya diperiksakan agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani dengan tepat.
Penerjemah: Farika Nur Khotimah