Dr Agrawal mengingatkan agar tidak menganggap tidur sebagai waktu yang bisa dikorbankan begitu saja, melainkan perlu menjadi salah satu prioritas. Namun, tidak perlu terlalu khawatir jika sesekali harus begadang untuk menyelesaikan pekerjaan. Ahli onkologi tersebut menjelaskan bahwa satu atau dua malam dengan kualitas tidur yang buruk tidak diperkirakan memengaruhi risiko seseorang terkena kanker.

Lantas, kapan kurang tidur mulai perlu diwaspadai?

Kurang tidur menjadi masalah saat hal tersebut menjadi pola yang terus-menerus dan bukan sesekali. Jadwal tidur yang tidak teratur dan pekerjaan malam hari bisa mengganggu jam internal alami tubuh.

"Masalah sebenarnya adalah kasus kurang tidur kronis disertai dengan pola tidur yang tidak konsisten dan pola kerja malam hari. Tubuh kita diprogram sesuai dengan ritme sirkadian, yang merupakan jam biologis yang mengatur berbagai fungsi penting, termasuk tidur, pelepasan hormon, proses metabolisme, mekanisme pertahanan tubuh, dan pemulihan," kata Dr Agrawal.

Saat kurang mendapatkan tidur berkualitas dalam jangka waktu lama, hal tersebut bisa mengganggu keseimbangan hormon, metabolisme, pertahanan kekebalan tubuh, dan kemampuan tubuh untuk pulih. Sistem-sistem yang terganggu secara bersamaan bisa menciptakan kondisi yang lebih menguntungkan bagi perkembangan penyakit.