Ia juga mengingatkan pasien agar tidak membuang dahak sembarangan. Dahak perlu dibuang ke toilet dan segera disiram untuk menjaga kebersihan lingkungan.
“Kalau dia buang dahak, langsung ke kloset, langsung disiram,” ujarnya.
Ia mengatakan pemeriksaan anggota keluarga penting dilakukan karena orang yang tinggal serumah memiliki kontak dekat dengan pasien. Pemeriksaan juga perlu diprioritaskan bagi anak-anak dan orang dengan penyakit penyerta yang dapat meningkatkan risiko mengalami TB.
Fathiyah menambahkan, peralatan makan dan perlengkapan mandi tidak harus dipisahkan secara khusus dari pasien TB. Menurut dia, langkah yang perlu diperhatikan adalah pengobatan pasien, penggunaan masker, serta pemeriksaan terhadap orang-orang yang berkontak erat.
Pasien TB pada umumnya dapat menjalani pengobatan rawat jalan sesuai kondisi medisnya. Karena itu, keluarga diharapkan mendukung pasien untuk minum obat secara teratur sekaligus memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila memiliki kontak erat.