Karena itu, Adli menyarankan masyarakat yang beraktivitas di tengah paparan debu vulkanik menggunakan masker. Menurutnya, masker dengan perlindungan lebih baik seperti KN95 dapat menjadi pilihan.

"Maskernya kalau bisa ya mulai dari yang KN95 ya. Jangan masker yang KF, yang di bawahnya jangan sih. Karena tetap logikanya besarnya debu itu bisa menembus. Apalagi masker kain ya, masker kain itu nggak disarankan sih," tuturnya.

Selain melindungi pernapasan, wajah juga perlu segera dibersihkan setelah seseorang bepergian atau terpapar debu.

"Makanya saya bilang ketika dia kita perjalanan pakai sunscreen, gitu sampai, cucilah, biar menghilangkan debu," katanya.

Namun, Adli mengingatkan pembersihan wajah tidak perlu dilakukan dengan cara menggosok kulit secara berlebihan. Terlebih bagi pemilik kulit sensitif atau berjerawat.