Ia menjelaskan, tim anestesi dibagi menjadi dua kelompok yang bekerja untuk memastikan kondisi pasien tetap terjaga selama tindakan. Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan, termasuk terhadap tanda-tanda vital dan keluaran urine.
Menurut Andi, perubahan posisi menjadi salah satu tantangan karena bentuk tubuh kedua bayi yang menyatu membuat proses tersebut lebih sulit, terlebih saat pasien dalam kondisi terbius dan berbagai peralatan medis masih terpasang.
Ia mengatakan operasi anak pada umumnya berlangsung sekitar empat hingga enam jam, sedangkan operasi pemisahan kembar siam tersebut berlangsung lebih dari 24 jam. Operasi pada salah satu bayi bahkan mencapai 29 jam.