"Pikirkan pembangunannya dengan sepenuh hati, dengan sebaik mungkin. Strukturnya dibuat dengan bagus, dipastikan bahwa ini tahan gempa dan lain sebagainya, dan untuk jangka panjang," ujarnya.
Donny juga meminta PT Hutama Karya dan PT Adhi Karya memastikan pemilihan subkontraktor dilakukan secara cermat. Donny ingin seluruh pihak yang terlibat menjadikan proyek tersebut sebagai karya berkualitas yang meninggalkan warisan positif bagi generasi mendatang.
Donny menilai pembangunan stadion tersebut harus menjadi bukti kemampuan perusahaan-perusahaan BUMN dalam menghasilkan infrastruktur yang bermutu. Karena itu, ia menekankan bahwa hasil pekerjaan harus benar-benar sesuai dengan standar yang telah direncanakan, bukan hanya terlihat baik di atas gambar.
"Ini harus menjadi satu ikon. Dan itu harus menjadi komitmen kita bersama," katanya.
Sementara itu, Andre Rosiade menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto, BP BUMN, serta jajaran manajemen Hutama Karya dan Adhi Karya atas perhatian dan komitmen dalam mewujudkan pembangunan kembali stadion tersebut.
Andre menyebut Stadion Haji Agus Salim dirancang dengan konsep sepak bola modern tanpa lintasan atletik, mengacu pada standar FIFA, serta tetap mempertahankan identitas arsitektur Minangkabau melalui ornamen gonjong dan fasad yang terinspirasi rumah gadang.