"Seluruhnya akan didampingi mulai dari penyusunan dokumen etnografi, sosialisasi, penguatan kapasitas, hingga pengajuan verifikasi teknis ke pemerintah kabupaten," kata Siti.Program ini tidak berhenti pada pengakuan, di dalamnya terangkum penguatan kelembagaan adat, pendirian sekolah adat bagi 16 komunitas, pelatihan ekonomi bagi ratusan warga, pengembangan ekowisata, hingga penyusunan rencana tata ruang desa yang tangguh menghadapi perubahan iklim.

Ada juga rancangan empat film dokumenter yang akan diproduksi guna merekam dan memperkuat pengakuan budaya masyarakat adat.Selain penguatan masyarakat, program ini juga mencakup perlindungan kawasan ekosistem penting, rehabilitasi lahan kritis, serta penguatan tata kelola karbon dan pencapaian target kontribusi nasional."Kami ingin setiap langkah terkoordinasi agar tidak terjadi tumpang tindih dan manfaat benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat. Sinergi lintas dinas, kabupaten, desa, serta mitra pembangunan menjadi kunci keberhasilan," katanya.