NADIKABAR.COM — Ketua Komisi X DPR RI Agung Widyantoro mengatakan kasus perundungan yang terjadi di lingkungan pendidikan sudah tidak bisa lagi ditoleransi dan ia pun meminta pemerintah untuk bergerak cepat menangani hal itu.
Dia menilai kasus perundungan mengindikasikan masih adanya kesenjangan antara tujuan pendidikan dan pembentukan karakter peserta didik. Penanaman nilai-nilai kemanusiaan, sikap saling menghormati, serta pembentukan budaya sekolah yang aman, kata dia, belum berjalan optimal.
"Karena itu, setiap laporan harus ditangani secara serius dan tidak ditutupi demi menjaga nama baik institusi," kata Agung dalam seminar dan diskusi publik yang diselenggarakan Kosgoro 1957 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin.