NADIKABAR.COM — Fraksi Gabungan Restorasi Raya DPRD Bangli mengeluhkan usulan dewan yang dinilai tak jelas tindak lanjutnya. Fraksi gabungan Partai Gerindra dan NasDem ini meminta Pemkab lebih serius menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui DPRD.
"Kami dari Fraksi Gabungan Restorasi Raya, menyampaikan kepada pihak pemerintah daerah agar lebih serius menindaklanjuti aspirasi masyarakat," kata Ketua Fraksi Gabungan Restorasi Raya I Made Joko Arnawa saat Sidang Paripurna DPRD Bangli, Jumat (11/9/2026).
Joko mengatakan salah satu hal yang kurang mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Bangli adalah penerimaan dana transfer dari pemerintah pusat.
Dewan menilai Pemkab terlalu bergantung terhadap dana dari pemerintah pusat. Padahal, pemerintah daerah Bangli memiliki tugas untuk meningkatkan pendapatan asli daerah.
Salah satunya dengan mengupayakan peningkatan pendapatan dari badan usaha milik daerah Bangli. Selain itu, memastikan dana transfer DAU, DAK, dan lainnya nominalnya lebih dari yang direncanakan.
"Ketergantungan itu berpengaruh besar terhadap kemampuan keuangan daerah. Sehingga, perlu formulasi yang baik agar ketergantungan itu dapat diimbangi dengan pendapatan asli daerah," kata Joko.