NADIKABAR.COM β Sejumlah fraksi di DPRD DKI Jakarta mempertanyakan urgensi rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperluas bisnis PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta (TJ) ke sektor angkutan laut dan udara dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, Rabu.
Dalam kesempatan itu, Fraksi PKS Muhammad Al Fatih mengatakan Transjakarta seharusnya terlebih dahulu memperkuat layanan utamanya sebagai perusahaan pengelola transportasi bus.
βFraksi mempertanyakan urgensi Transjakarta untuk menjadi operator kapal bahkan angkutan udara. Mengapa kegiatan tersebut tidak ditangani oleh BUMD atau badan usaha yang memang mempunyai kompetensi khusus di bidang tersebut?β kata Al Fatih di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu.
Menurut dia, rencana melayani transportasi Kepulauan Seribu memang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat kepulauan. Namun, pihaknya mengingatkan adanya risiko mission creep, yakni ketika perusahaan menjalankan terlalu banyak kegiatan baru, sementara bisnis utamanya masih membutuhkan pembenahan.
PKS juga menyoroti layanan non-busway Transjakarta yang dinilai masih belum mencukupi.
Masih ada sejumlah rute yang sebelumnya dilayani Metromini, Kopaja, dan angkutan lainnya yang belum sepenuhnya digantikan oleh layanan Transjakarta.