Seorang warga lainnya, Masripah, juga menuturkan hal serupa. Selama bertahun-tahun tinggal di sana, ia sudah beberapa kali harus meninggikan lantai dan rumahnya agar air pasang tidak masuk ke rumah.
Menanggapi keluhan warga, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur & Pembangunan Kewilayahan bersama Badan Otorita Pengelola Pantura Jawa (BOPPJ) berkomitmen untuk melindungi Pantura Jawa melalui benteng alami pesisir melalui penanaman mangrove berbasis nature-based solution sambil menunggu realisasi pembangunan giant sea wall.
Proyek percontohan atau demplot perlindungan pantura dirancang dengan melibatkan masyarakat pesisir.
"Presiden sudah memerintahkan BOPPJ untuk mengoptimalkan perlindungan ekologis dan pengembangan ekonomi masyarakat di Pantura. Salah satu wilayah yang menjadi titik untuk dikelola adalah di Teluk Semarang, Demak, dan Kendal," kata Kepala BOPPJ Didit Herdiawan.