Namun, pelaksanaan dan pengawasan terhadap ketentuan tersebut dinilai belum maksimal."Yang kita rasakan ini masih sangat jauh dari kondisi ideal karena teman-teman penyandang disabilitas masih sangat kesulitan mendapatkan akses terhadap lapangan pekerjaan," ucap Wibi.

Sementara di bidang pendidikan, Wibi mendorong Dinas Pendidikan (Disdik) membangun Sekolah Luar Biasa (SLB) di kawasan Cakung, Jakarta Timur untuk memperluas akses pendidikan khusus bagi penyandang disabilitas.

Ia juga meminta Transjakarta menambah kuota layanan Transcare serta meningkatkan kuota pelatihan kerja di Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) agar penyandang disabilitas memiliki lebih banyak kesempatan mengembangkan keterampilan dan memasuki dunia kerja.