NADIKABAR.COM — Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyampaikan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) akan menentukan rentang harga ekspor sumber daya alam (SDA) strategis, yaitu batu bara, kelapa sawit atau crude palm oil (CPO), serta ferroalloy.

Penentuan rentang harga ekspor ini menggunakan berbagai parameter komersial, termasuk Harga Patokan Ekspor (HPE).

"Terkait dengan harga, jadi nanti DSI akan menetapkan rentang harga ekspor yang wajar, dan nanti mungkin juga atau dengan menggunakan parameter komersial lainnya. Jadi HPE, HPE tetap dipakai Pak, harga patokan ekspor dipakai," ujar Budi dalam Sosialisasi Perkembangan DHE SDA dan Tata Kelola Ekspor SDA Strategis, di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat (6/11/2026).

Budi menegaskan HPE dapat digunakan sebagai referensi bersama dengan harga di bursa serta parameter lainnya. Terkait HPE akan dievaluasi, Budi menegaskan harga patokan tersebut setiap saat sudah dievaluasi.

Saat ini, lanjut Budi, menggunakan ketentuan yang sudah berjalan. Budi menyebut DSI akan mengatur secara teknis lebih lanjut mengenai harga ekspor komoditas.