β€œMerah putih dari serat rami ini membawa pesan bahwa Indonesia bukan hanya memiliki sumber daya serat alam, tetapi juga petani, perajin, pelaku usaha, peneliti, serta kemampuan teknologi untuk mengolahnya menjadi produk bernilai tambah," ujar dia.

Di Indonesia memiliki beragam tanaman yang berpotensi menjadi bahan baku industri, antara lain rami, kenaf, abaka, daun nanas, serat kelapa hingga tandan kosong sawit. Pengembangannya melibatkan petani, industri, peneliti, pemerintah, serta komunitas masyarakat.

Menurut Euis, pengembangan rami menjadi penting, karena dapat menciptakan aktivitas ekonomi pada banyak mata rantai, mulai dari budidaya, pengolahan serat, pemintalan dan penenunan hingga industri kerajinan dan fesyen.

β€œYang perlu dibangun bukan hanya produksi serat, tetapi ekosistem industri serat alam nasional. Semakin banyak tahapan pengolahan yang dilakukan di dalam negeri, semakin besar nilai tambah yang dapat dinikmati petani, pelaku usaha, dan industri nasional yang pada gilirannya dapat memberikan kontribusi signifikan pada perekonomian nasional,” katanya pula.