Pengembangan rami di Wonosobo salah satunya dilakukan CV Ramindo Berkah Persada Sejahtera melalui pendekatan integrated farming dan circular economy.

Model tersebut menghubungkan kegiatan pertanian, peternakan, pengolahan serat, tekstil, kerajinan hingga fesyen, sehingga pemanfaatan tanaman tidak berhenti pada produksi serat.

Pihaknya, kata dia, menempatkan serat alam lokal sebagai sumber daya yang dapat memberikan nilai ekonomi, sosial, dan budaya bagi industri, bahan bangunan, pakan ternak, komponen otomotif hingga pengembangan material baru berbasis inovasi teknologi.

Sebelumnya, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyampaikan industri tekstil dan pakaian jadi memiliki peran yang sangat strategis karena menyerap lebih dari 3,8 juta tenaga kerja, dan membukukan nilai ekspor 4,85 miliar dolar Amerika Serikat (AS) pada semester I tahun 2026.