Selaras dengan target spesifik yang dipatok oleh Presiden Prabowo, Menteri Brian kembali menegaskan komitmen jajarannya untuk memacu jumlah tersebut hingga menyentuh angka 100 Sekolah Unggul Garuda pada 2029.
Lompatan ambisius itu sejatinya dipersiapkan secara matang sebagai landasan pacu bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia demi menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
Pemilihan titik lokasi pembangunan sekolah baru juga merefleksikan keberpihakan pemerintah terhadap pembangunan yang tidak berpusat di Jawa. Empat SMA Unggul Garuda Baru secara strategis didirikan di wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Tenggara.
Penempatan ini mengirimkan pesan moral yang kuat bahwa hak untuk mencicipi pendidikan berstandar global kini perlahan mulai merata dan menjangkau anak-anak di kawasan yang selama ini luput dari sorotan utama.