NADIKABAR.COM — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunjuk Direktur Intelijen Nasional AS Jay Clayton sebagai penasihat utama pemerintah untuk urusan kecerdasan buatan (AI) atau AI Czar. Clayton juga akan memimpin tim khusus Gedung Putih yang ditugaskan mengkaji risiko dan peluang AI.
Tim yang disebut Super Intelligence Force itu diberi waktu 120 hari untuk menyusun laporan mengenai risiko dan peluang AI sekaligus menentukan peran yang seharusnya dimainkan pemerintah federal dalam mengawasi teknologi tersebut.
Mengutip laporan Reuters, Clayton sebelumnya ditunjuk sebagai Direktur Intelijen Nasional pada Agustus 2026. Menurut Clayton, pembentukan tim tersebut merupakan permintaan langsung Trump. AS ingin memastikan tetap berada di posisi terdepan dalam pengembangan AI canggih, sembari melindungi kepentingan masyarakat Amerika.
"Presiden (Trump) meminta agar sebuah kelompok dibentuk, yang bertujuan memastikan AS tetap menjadi pemimpin dalam teknologi superintelligence," kata Clayton.
"Risiko jika kita tidak menjadi yang pertama sangat tinggi," imbuhnya.