"Sepanjang 2025, program tersebut direalisasikan di 1.516 lokasi dan menjangkau 77.616 pelanggan. Pada 2026, pemerintah melanjutkan pelaksanaan Lisdes untuk memperluas akses listrik hingga ke wilayah terpencil," katanya.

Pemerintah juga mengembangkan pemanfaatan sampah sebagai sumber energi melalui program Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).

Pada April 2026, pemerintah menandatangani perjanjian kerja sama untuk pengembangan PSEL di tiga wilayah prioritas, yakni Denpasar Raya, Kota Bekasi, dan Bogor Raya.

Selain ketiga wilayah tersebut, pemerintah menyiapkan percepatan kerja sama di 12 aglomerasi lainnya sebagai bagian dari rencana pembangunan PSEL secara nasional.

Berbagai program tersebut menjadi bagian dari arah kebijakan pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi, mengurangi ketergantungan pada impor, mengembangkan sumber energi terbarukan, serta memperluas akses energi bagi masyarakat.