Menjelang dua tahun kepemimpinannya bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sejak dilantik pada 20 Oktober 2024, Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia berhasil mencapai target swasembada pangan pada 2025. Pencapaian ini diraih lebih cepat dari target empat tahun yang ditetapkan sebelumnya.
Keberhasilan tersebut tercermin dari sejumlah indikator utama di sektor pertanian. Produksi beras nasional tahun 2025 mencapai 34,71 juta ton, atau meningkat 4,09 juta ton (13,36 persen) dibandingkan tahun 2024. Kenaikan produksi ini menghasilkan surplus beras sebesar 3,52 juta ton, sehingga Indonesia sama sekali tidak melakukan impor beras konsumsi sepanjang 2025.
Untuk tahun 2026, pemerintah memproyeksikan produksi beras nasional mencapai 34,77 juta tonβberada di atas perkiraan kebutuhan nasional sebesar 31,10 juta ton.
βTak hanya beras, Badan Pangan Nasional (Bapanas) memproyeksikan produksi tujuh komoditas pangan utama lainnya juga melampaui kebutuhan nasional. Dengan demikian, delapan komoditas yang telah mencapai swasembada meliputi beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam ras, telur ayam ras, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.