Sementara itu, Kepala Bidang Balistik dan Metalurgi Forensik Puslabfor Bareskrim Polri AKBP Jakaria Sembiring mengatakan petugas menemukan sejumlah komponen di lokasi kejadian.
Barang yang ditemukan antara lain tabung gas etilen berkapasitas 50 kilogram, potongan selang penyalur gas, dan sebuah dinamo.
"Kami menemukan ada sebuah tabung, tabung gas isi 50 kilo. Itu tabung gas etilen," katanya.
Menurut Jakaria, petugas masih akan memeriksa instalasi listrik dan kondisi dinamo untuk mengetahui kemungkinan adanya kerusakan yang dapat menimbulkan percikan api.
Hingga Kamis (15/10), polisi mencatat 13 korban akibat ledakan tersebut, terdiri atas dua orang meninggal dunia dan 11 orang yang masih menjalani perawatan di tiga rumah sakit.
Polisi belum menyimpulkan penyebab pasti ledakan karena proses penyelidikan dan pemeriksaan barang bukti masih berlangsung.