NADIKABAR.COM — Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier terkesan dan memuji budaya dan destinasi wisata di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, dan penasaran ingin melihat langsung fenomena api biru di Kawah Ijen.

Dalam keterangan tertulisnya di Banyuwangi, Selasa, Rod Brazier mengapresiasi kesuksesan Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) TNI dan Australian Defence Force (ADF) yang digelar di Banyuwangi dan Situbondo.

"Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati Banyuwangi, karena sambutan dari Beliau sangat hangat dan sangat menyenangkan," kata Rod Brazier.

Rod Brazier menilai budaya Banyuwangi memiliki daya tarik khas dan pertunjukan seni dan tarian yang ditampilkan dalam acara tersebut juga berkesan baginya.

"Saya melihat budaya Banyuwangi benar-benar hidup, ceria dan menarik. Tariannya luar biasa dan destinasi wisatanya sangat banyak. Saya salut kepada Ibu Bupati yang terus mengenalkan pariwisata Banyuwangi," katanya.

Menurut Brazier, latihan gabungan TNI dan Angkatan Pertahanan Australia tidak hanya meningkatkan kemampuan militer, tetapi juga memperkuat diplomasi pertahanan dan hubungan bilateral Indonesia-Australia.

"Latihan gabungan ini secara jelas pasti akan meningkatkan hubungan yang erat antara Indonesia dan Australia. Bagaimana Banyuwangi ini sebagai daerah salah satu di Indonesia ini, bisa berkontribusi untuk meningkatkan hubungan diplomasi," kata Rod Brazier.

Latgabma Keris Woomera 2026 dibuka pada 12 Oktober 2026 di atas geladak kapal perang Australia HMAS Choules yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi.

Latihan dilanjutkan dengan manuver lapangan dan pendaratan amfibi di Pantai Banongan dan Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 5 Baluran, Situbondo.

"Kami sebagai perwakilan dari pemerintah Australia, terima kasih kepada Kabupaten Banyuwangi sebagai salah satu tuan rumah untuk latihan gabungan yang sangat sukses ini," tuturnya.

Sementara Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut kehadiran Dubes Australia, pimpinan ADF dan jajaran petinggi TNI.

"Semoga dari latihan bersama ini semakin mempererat persaudaraan yang sudah terjalin cukup lama antara Indonesia dan Australia," katanya.

Ipuk juga menyampaikan Banyuwangi memiliki kekayaan alam, mulai dari pegunungan hingga pesisir, serta kedekatan geografis dengan sejumlah kawasan konservasi.

"Kami berharap apa yang bapak/ibu dapatkan di Banyuwangi, bisa dijadikan sebuah kenangan yang indah dan kami juga berharap bapak dan ibu berkenan menjadi duta besar bagi Kabupaten Banyuwangi, menceritakan hal-hal positif tentang Banyuwangi," kata Bupati Ipuk.

Dalam acara farewell dinner peserta Latgabma TNI-ADF di Pendopo KabupatenBanyuwangi, pada Senin (19/10) malam itu turut dihadiri Komandan Kodiklat TNI Letjen TNI Mohamad Naudi Nurdika, Commander Joint Operations ADF Vice Admiral Justin Jones, delegasi Australian Defence Force, Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, serta jajaran Forkopimda Banyuwangi.