Perjalanan kolintang di UNESCO memiliki dimensi internasional yang kuat. Kolintang masuk dalam perluasan nominasi balafon yang diajukan Mali, Burkina Faso, dan CΓ΄te d’Ivoire pada 2024, sehingga ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda bersama tradisi balafon.

Kolintang dan balafon dari komunitas berbeda dipertemukan dalam semangat shared cultural heritage serta kerja sama lintas negara.

Assistant Director-General for Culture UNESCO Nayef Al-Fayez menekankan pentingnya warisan budaya dan peran komunitas dalam menjaganya bagi generasi mendatang.