Video tersebut merekam pergerakan abnormal silia saluran pernapasan, struktur menyerupai rambut yang menonjol dari sel-sel di dalam tubuh manusia, pada anak yang mengidap primary ciliary dyskinesia (PCD), sebuah kelainan genetik langka.
Pada pertengahan September, Nikon mengumumkan bahwa video yang dibuat menggunakan alat pencitraan mikroskop tingkat lanjut tersebut, memenangkan kompetisi tahunan Nikon Small World in Motion ke-16.
Pekan lalu, penyelenggara kompetisi mengunggah video tersebut di LinkedIn dan langsung menuai sejumlah komentar kritis dari pengguna lain.
Edward Phelps, lektor kepala di University of Florida, mengatakan ada banyak masalah serius pada video itu. Ia menyebutkan bahwa beberapa struktur biologis yang ditampilkan dalam rekaman tersebut tidak bergerak seperti semestinya. "Komunitas mikroskop patut mendapat penjelasan dari Nikon," tambah Phelps.