Sekitar pukul 06.00-07.00 WIB, kepulan asap tebal dan kobaran api mendadak muncul dari bagian deck bawah muatan kendaraan saat kapal melintasi perairan utara Sumenep, Madura.
Panggilan darurat sempat dipancarkan oleh nakhoda sebelum saluran komunikasi akhirnya terputus total. Kepanikan mencekam melanda para penumpang hingga sebagian nekat melompat ke laut menggunakan jerigen maupun pelampung seadanya.
Operasi SAR gabungan mengerahkan sejumlah kapal niaga di sekitar lokasi untuk mengevakuasi korban. Insiden tragis tersebut mengakibatkan 5 orang meninggal dunia serta beberapa penumpang diduga masih hilang.
Penyidikan polisi kian menguat setelah Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) membeberkan temuan pertamanya. Berdasarkan investigasi awal KNKT, kapal diketahui tidak menyiagakan sekoci keselamatan yang memadai saat kebakaran hebat melalap armada
Kelalaian fatal dalam pemenuhan standar kelaikan dan alat keselamatan pelayaran ini diduga kuat menjadi faktor utama membesarnya dampak korban jiwa.