"Iya, jadi kami bersama klien kami Pak Aris, artinya kami ini bukan ngomong benar-benar oh bukan ya, bukan fitnah, bukan. Kami meyakini bahwa alat bukti video tersebut benar-benar valid dan kami siap bertanggung jawab baik dunia pun akhirat, ya kan. Makanya ada yang nyebut katanya itu nggak ada, nggak ada, kami memberikan membuktikan, siapa yang ngomong harusnya membuktikan. Jika kami tidak bisa membuktikan, maka kami berikan bonus," kata Dody tertawa.

Aris menegaskan keyakinannya mengenai keaslian rekaman tersebut. Ia menyebut, video yang menjadi materi perkara tidak mengalami manipulasi dan direkam di tempat tinggal pribadinya.

"Saya meyakini bahwa video itu asli dan memang itu bukan rekayasa, dan berada di apartemen saya. Di kamar saya pribadi," tegas Aris.