Jumlah jemaah yang batal berangkat sekitar 360 orang asal Mojokerto dan Jombang. Baik yang mengambil paket Milad maupun paket umrah yang lebih murah.
"Kurang lebih sekitar 360 Mojokerto dan Jombang. Sebenarnya berangkat tanggal 30 (Agustus) kemarin. Kemudian kami mengganti tiketnya tanggal 5 (September)," terangnya.
Zulfa menjanjikan pengembalian dana para jemaah yang mengundurkan diri paling lama 7 hari. Tentunya dana tidak akan dikembalikan 100% karena harus dipotong biaya pengurusan visa dan perlengkapan umrah.
"Kami prioritaskan yang pemberangkatannya paling dekat dulu, kami maksimal 1 minggu, dipotong visa dan perlengkapan umrah," cetusnya.
Terkait penyebab tertundanya keberangkatan ratusan jemaah umrah, tambah Zulfa, karena agen tiket yang bermasalah. Pihaknya merasa tertipu oleh agen tiket asal Jakarta itu. Sebab tiket pesawat para jemaah tak kunjung diberikan meskipun sudah dibayar.
"Kendalanya ada di agen tiketnya. Kami ditipu agen tiketnya. Jadi, kami masih berusaha untuk memperbaiki kerugian kami. Kami sudah membayar tiketnya," tandasnya.