NADIKABAR.COM β PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) mengoperasikan 49 unit pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap dan menghemat 2,2 juta lembar kertas dalam operasional bisnisnya. Langkah ini dilakukan untuk mendukung pengurangan emisi karbon dan pelestarian lingkungan di Indonesia.
Pengoperasian PLTS menjadi salah satu langkah untuk mempercepat transisi energi bersih di Indonesia. Sementara itu, gerakan paperless atau efisiensi penggunaan kertas dapat menekan biaya operasional, mempercepat digitalisasi, dan mengurangi kebutuhan penebangan pohon.
Sepanjang 2023 hingga Oktober 2026, pengoperasian 49 unit PLTS atap Alfamidi mampu memangkas emisi karbon sebanyak 2.976 ton atau setara dengan dampak penanaman lebih dari 4.000 pohon.
Building Manager Alfamidi, Pembangunan Siregar, mengatakan pengoperasian PLTS merupakan bentuk dukungan Alfamidi terhadap transisi energi bersih sekaligus upaya menekan emisi karbon di Indonesia.
"Puluhan PLTS Alfamidi ini mampu menghasilkan 5,5 juta kWh listrik dari energi surya (matahari). Bersamaan dengan itu, perusahaan mampu menghemat Rp 7,9 miliar biaya listrik sepanjang periode pengoperasian," kata Pembangunan Siregar dalam keterangan tertulis, Selasa (27/10/2026).