NADIKABAR.COM — Bank Mandiri menghadirkan Livin' Food, fitur pemesanan makanan yang terintegrasi dalam super app Livin' by Mandiri, yang juga mewujudkan dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Di tengah perkembangan ekonomi digital, pemanfaatan teknologi dapat membantu pelaku UMKM memperluas jangkauan pasar, meningkatkan visibilitas produk, dan mendukung pertumbuhan usaha.
Melalui fitur ini, nasabah dapat mengakses beragam pilihan merchant kuliner, mulai dari pelaku UMKM hingga merek ternama, serta menyelesaikan pemesanan dan pembayaran langsung dalam satu aplikasi.
Direktur Network & Retail Funding Bank Mandiri, Jan Winston Tambunan mengatakan, kehadiran Livin' Food mencerminkan keberpihakan Bank Mandiri terhadap penguatan ekonomi kerakyatan.
Dengan menghubungkan merchant dan konsumen dalam satu platform, layanan ini diharapkan dapat menunjang pengembangan usaha sekaligus memudahkan nasabah memenuhi kebutuhan kuliner sehari-hari.
"Kami melihat digitalisasi sebagai sarana bagi pelaku UMKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan mengembangkan usahanya. Melalui Livin' Food, kami ingin memudahkan nasabah memesan makanan sekaligus membantu merchant memperkenalkan produk kepada lebih banyak konsumen," ujar Jan, Jumat (30/10).
Bagi pelaku usaha kuliner, Livin' Food menjadi kanal pemasaran yang meningkatkan visibilitas produk. Dengan potensi akses ke lebih dari 42 juta pengguna Livin' by Mandiri, merchant memiliki kesempatan untuk mengenalkan produknya kepada calon pelanggan dengan jangkauan yang lebih luas.
Pada tahap awal pengembangannya, Livin' Food telah menggandeng lebih dari 2.300 merchant kuliner yang mayoritas merupakan pelaku UMKM. Jumlah mitra ini akan terus bertambah seiring perluasan kerja sama dengan UMKM kuliner di seluruh Indonesia.
Langkah ini membuka kesempatan bagi lebih banyak pelaku usaha untuk memperluas pasar melalui kanal digital, serta memperkaya pilihan kuliner bagi nasabah.
Dukungan terhadap pertumbuhan merchant juga diwujudkan melalui skema biaya transaksi yang kompetitif serta akses terhadap berbagai fasilitas pembiayaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam proses pemesanan, mekanisme transaksi digital dirancang untuk meminimalkan risiko pesanan fiktif dengan dukungan sistem keamanan berlapis.
Sementara bagi nasabah, Livin' Food menawarkan pemesanan makanan yang praktis melalui Livin' by Mandiri dengan pilihan sumber pembayaran yang fleksibel.
Transaksi dapat dilakukan menggunakan rekening tabungan atau Mandiri Kartu Kredit tanpa perlu mengisi saldo dompet digital terlebih dahulu.
Nasabah juga dapat memanfaatkan Livin' Poin untuk memperoleh potongan harga saat pembayaran. Program loyalitas ini melengkapi kemudahan bertransaksi dengan manfaat tambahan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Pengembangan layanan digital kami diarahkan sebagai sarana untuk menciptakan nilai bagi seluruh pihak dalam ekosistem. Melalui kolaborasi dengan mitra dan pelaku usaha, kami ingin layanan ini memberikan manfaat berkelanjutan bagi nasabah, UMKM, dan perekonomian," tambah Jan.
Kehadiran Livin' Food semakin memperluas peran Livin' by Mandiri sebagai super app yang mengintegrasikan kebutuhan finansial dan gaya hidup dalam satu platform.
Per September 2026, Livin' by Mandiri telah memiliki 42,6 juta pengguna terdaftar. Sepanjang Januari-September 2026, aplikasi ini mencatat 4,2 miliar transaksi senilai Rp3.863 triliun, masing-masing tumbuh 22 persen dan 20 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).
Dalam pengembangan layanan digital, Bank Mandiri berfokus pada pengalaman nasabah, yakni melalui integrasi ekosistem, mulai dari menabung, bertransaksi, memperoleh pembiayaan, berinvestasi, hingga kebutuhan gaya hidup.
"Melalui ekosistem tersebut, Bank Mandiri akan terus memperluas kolaborasi dengan mitra dan pelaku UMKM agar produk serta layanan usaha lokal semakin terhubung dengan kebutuhan nasabah. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat akses pasar dan daya saing UMKM sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan," pungkas Jan.