"Pasukan kita dan keluarga mereka melakukan pengorbanan luar biasa setiap harinya, namun presiden justru menanggapi mereka dengan sikap yang sangat tidak menghargai. Fakta bahwa pemerintahan ini mampu menyediakan dana pembayar pajak yang tak terbatas untuk bom, ruang pesta mewah, dan para miliarder, namun tidak mampu mengurus anggota militer kita, adalah hal yang sama sekali tidak dapat diterima."

Sebelumnya, kabar soal isu percobaan bunuh diri ini pernah dibantah oleh AS. Komando militer Amerika Serikat yang bertanggung jawab atas Timur Tengah, CENTCOM, membantah soal percobaan bunuh diri.

Bantahan itu disampaikan dalam unggahan di media sosial X, dilansir media CGTN, Jumat (14/8/2026).

"Selama 48 jam terakhir, berbagai media telah melaporkan beberapa klaim palsu terkait penempatan USS Abraham Lincoln (CVN 72) ke Timur Tengah. Satu laporan menuduh tujuh pelaut tewas dalam perkelahian di atas kapal induk dan laporan lain baru-baru ini, menyebutkan adanya peningkatan niat bunuh diri. Laporan-laporan ini SALAH," tulis CENTCOM.