Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan kerja sama pembiayaan hijau tidak cukup diukur berdasarkan besarnya komitmen pendanaan yang diumumkan dalam forum internasional.

Evaluasi juga harus mempertimbangkan realisasi investasi, penciptaan lapangan kerja, peningkatan nilai tambah industri, serta penurunan emisi karbon.

β€œTanpa reformasi struktural, pembiayaan hijau berisiko besar dalam komitmen, tetapi minim kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi,” katanya.