Selain itu, ia menyebut efektivitas konsinyasi bergantung pada kecepatan perputaran barang. Jika barang yang dititipkan tidak cepat terjual, koperasi tetap menghadapi persoalan dari sisi arus kas meskipun tidak menanggung seluruh biaya persediaan.

"Kalau penjualan rendah, gerai bisa terlihat penuh tetapi arus kas koperasi tetap lemah," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah mengatakan pemerintah akan mengoptimalkan modal penyertaan termasuk dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) dan skema konsinyasi sebagai sumber modal kerja KDKMP setelah koperasi mulai beroperasi.