Nasional
HALAMAN 3 DARI 3
Ekonom nilai konsinyasi tak cukup penuhi modal kerja KDKMP
Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet menilai skema konsinyasi (titip jual) dapat membantu mengurangi kebutuhan modal koperasi d
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Selasa, 22 September 2026 pukul 18:03 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Pernyataan tersebut disampaikan untuk menjawab pertanyaan mengenai sumber modal kerja KDKMP setelah plafon pinjaman Rp3 miliar digunakan untuk membiayai pembangunan gudang dan gerai serta pengadaan barang.
Namun, Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto menilai skema konsinyasi sulit diterapkan untuk pengadaan barang kebutuhan masyarakat yang bersifat cepat laku atau fast-moving consumer goods (FMCG).
"Barang-barang itu tidak mungkin konsinyasi. Mana ada yang mau kasih konsinyasi ke KDKMP, seperti barang-barang Indofood dan Unilever," kata Darmadi.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.