Di sisi lain, Kementerian UMKM mencatat hingga September 2026, jumlah debitur KUR yang berhasil naik kelas baru mencapai sekitar 511 ribu orang, atau belum separuh dari target 1,1 juta debitur pada tahun ini.
Menurut Yusuf, tingginya angka penyaluran KUR saat ini juga belum sepenuhnya mencerminkan hadirnya tambahan akses modal baru bagi UMKM. Ia berpendapat sebagian dari pembiayaan bersubsidi tersebut berpotensi sekadar menggantikan kredit mikro komersial yang sebelumnya sudah diakses oleh pelaku usaha.
Oleh karena itu, Yusuf mendorong agar perluasan pembiayaan juga diiringi dengan penguatan akses pasar dan produktivitas.
Salah satu langkahnya, pemerintah dapat melibatkan UMKM secara aktif dalam rantai pasok program strategis, seperti program Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), serta pengadaan barang/jasa di pemerintah daerah.