Fitra menilai momentum tersebut menjadi modal penting untuk mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan IV 2026.
Terlebih, sektor manufaktur memiliki keterkaitan luas dengan berbagai kegiatan ekonomi lainnya, mulai dari penyediaan bahan baku, logistik, perdagangan, hingga penyerapan tenaga kerja.
Sejalan dengan perkembangan tersebut, Kementerian Perindustrian menilai keberlanjutan ekspansi industri perlu didukung melalui penguatan kapasitas produksi, peningkatan produktivitas, serta upaya menjaga daya saing produk nasional.
Kemenperin juga terus mendorong penguatan struktur industri melalui ketersediaan bahan baku yang kompetitif, penguatan rantai pasok, dan perluasan akses pasar ekspor.