NADIKABAR.COM — Terdakwa kasus suap pada Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan, Rizal, mengakui dirinya mengirim pesan 'hati-hati Coy' ke Orlando Hamonangan (Ocoy) selaku Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai sebelum kena OTT KPK. Rizal mengklaim pesan itu berisi peringatan.

Hal tersebut disampaikan Rizal selaku mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Jumat (2/10/2026). Rizal awalnya membenarkan isi chat 'Hati-hati Coy' tersebut saat ditanyakan oleh penasihat hukumnya.

"Terkait dengan kemarin ditunjukkan oleh rekan Jaksa Penuntut Umum adanya chatting WhatsApp antara Bapak dengan Pak Orlando yang mengatakan 'hati-hati', begitu ya. Hati-hati sedang dipantau, begitu. Nah, apakah benar, Pak, Bapak pernah mengirimkan pesan WhatsApp seperti itu, Pak?" tanya penasihat hukum.

"Iya, memang benar. Dan bukan cuma ke Orlando, tapi juga ke Kasubdit juga saya sampaikan. Yang lain juga saya sampaikan dengan bahasa yang berbeda dan ke grup WA pengawasan juga saya sampaikan dengan bahasa yang berbeda," jawab Rizal.

Penasihat hukum kemudian bertanya kepada Rizal alasannya mengirim chat tersebut. Rizal berdalih chat tersebut untuk untuk mengingatkan bawahannya soal integritas.