NADIKABAR.COM — Mantan Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi merespons pernyataan politikus Malaysia yang menyerukan agar Indonesia dikucilkan dari ASEAN terkait kabut asap yang ditimbulkan dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Lutfi menegaskan persoalan asap ini tak seharusnya mengucilkan Indonesia karena pembakaran lahan diduga oleh korporasi kelapa sawit. Ia buka-bukaan adanya kepentingan bisnis di balik industri sawit yang menurutnya turut melibatkan perusahaan-perusahaan Malaysia yang beroperasi di Indonesia.

Lufti menjelaskan bahwa selama puluhan tahun CPO mentah dari Indonesia dikirim ke Malaysia dan Eropa untuk diolah menjadi produk bernilai tambah lebih tinggi. Dia menilai keuntungan besar justru diperoleh dari proses pengolahan di sektor hilir.