Menurut Putiarsa, tambahan armada tersebut dioperasikan untuk mempercepat waktu pengiriman BBM dari fasilitas depot menuju SPBU.
"Sementara dari sisi armada, total 119 Mobil Tangki dengan berbagai kapasitas muatan telah dioperasikan di jalur distribusi. Jumlah ini termasuk 10 Mobil Tangki perbantuan dari wilayah Kendari, Kolaka, dan Donggala, serta 19 unit mobil tangki spot charter yang secara khusus dioperasikan untuk memangkas waktu pengiriman (lead time) ke SPBU," sambung Putiarsa.
Optimalisasi penyaluran juga dilakukan dengan menambah sekitar 30 awak perbantuan dari berbagai wilayah operasional Elnusa Petrofin. Personel tersebut berasal dari sejumlah wilayah di Indonesia, mulai dari Sumatera dan Kalimantan hingga kawasan timur Indonesia seperti Bitung dan Jayapura.
Tambahan personel tersebut disiapkan untuk mendukung ritase distribusi yang berjalan selama 24 jam. Meski aktivitas distribusi meningkat, EPN tetap menempatkan aspek keselamatan kerja sebagai prioritas.