Dengan begitu, ini menjadi kali pertama dalam tiga bulan terakhir kekayaan taipan teknologi berusia 55 tahun itu kembali mencapai angka 13 digit. Elon Musk sendiri sebelumnya pernah menjadi triliuner pertama di dunia pada Juni ketika saham SpaceX melonjak setelah penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) yang memecahkan rekor.

Namun, status triliuner itu tak bertahan lama setelah saham SpaceX merosot akibat kekhawatiran atas valuasi perusahaan yang dinilai terlalu tinggi.

Pada akhir Juli, penurunan kekayaan Musk lebih dari US$ 600 miliar dari puncaknya melampaui kekayaan bersih siapa pun yang pernah masuk dalam daftar 500 orang terkaya di dunia versi Bloomberg, selain Musk sendiri.